"SUATU KETIKA"
Berusaha dalam doa tak pernah diketahui siapapun,
aku lakukan itu
Berbicara pada dinding tak pernah
diketahui siapapun, aku lakukan itu
Berjalan tanpa arah tak pernah diketahui
siapapun, aku lakukan itu
Setiap sudut kota yang kulewati
meninggalkan beribu cerita, tapi tak satupun yang bisa ku ingat
Sampai pada suatu senja ditepian laut
Aku berbicara pada gemuruh ombak
Aku berbicara pada hembusan angin sore
Aku berbicara pada butiran pasir lembut
Aku berbicara pada garis pantai yang ku
lewati
Dan aku berbicara pada mata hatiku
Untuk apa 24 jam waktuku yang telah
berlalu
Untuk apa setiap hari senin sampai
mingguku
Untuk apa segala perkataan yang telah ku
lontarkan
Untuk apa semua senyum yang aku berikan
Dan untuk apa soreku ini
Dahulu ku bermimpi bahwa menjadi dewasa
kan membuatku sangat bahagia, mengenal lebih banyak teman, pergi ke semua
tempat yang ku inginkan, bisa mengatur hidup sesuka hati dan apapun itu.
Namun saat ini masa kecillah yang
kurindukan
Saat aku hanya menangis karena sebuah
pertengkaran kecil
Saat aku hanya menangis karena soal
matematika yang begitu sulit
Saat mama memaksaku untuk tidur siang
Saat papa terlalu banyak memberikan
pekerjaan rumah
Bukan karena hidup yang telah ku jalani
dan aku hanya bisa menangisinya
Sangat tidak berguna
Masa kecilmu telah berlalu
Hidupmu saat ini adalah apa yang kau
lakukan
Hidupmu nanti adalah apa yang kau
perjuangkan
.
Believe in God
Tidak ada komentar:
Posting Komentar